Jumat, 14 Oktober 2016

Dharma Wanita Kantor Kemenag Mura Adakan Arisan Rutin Bulanan

Musi Rawas, Inmas.
Dharma Wanita Persatuan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Musi Rawas melaksanakan Arisan Rutin Bulanan di MTs N Muara Kelingi, Jumat (14/10)
Dalam pertemuan tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Mura H. Hermadi, S.Ag, M.Si, Kasubbag TU Muhamad Rais, M.Pd.I, Kasi Penmad Syaukani, S.Ag, Ketua DWP Kemenag Mura Ny. Venty Hermadi, Kepala MTs N Muara Kelingi Nurjana, Anggota Dharma Wanita dari setiap satker dalam lingkungan Kantor Kementerian Agama Musi Rawas,  dan Seluruh Staff dan Guru MTs N Muara Kelingi.
Acara dimulai dengan pembacaan Kalam Illahi dipimpin Hilaliyah, S. Pd.I, menyanyikan Lagu Mars dan Hymne Madrasah,  Sambutan Kepala MTs N Muara Kelingi Nurjana, S. Ag, Sambutan Ketua Dharma Wanita Kankemenag Mura Venty Hermadi dan Sambutan Sekaligus Pengarahan dari Kepala Kantor H. Hermadi, S.Ag., M.Si.
Dalam sambutannya Ny. Venty Hermadi menyampaikan bahwa Agenda Arisan Bulanan Dharma Wanita kali ini dilaksanakan di MTs N Muara Kelingi bertujuan untuk meningkatkan silahturahmi khususnya pada Staff dilingkungan MTs N Muara Kelingi.
Kegiatan Arisan Bulanan Dharma Wanita Kemenag Kab. Mura di tutup dengan pembacaan doa yang di pimpin Oleh Kepala KUA Kec. Muara Kelingi Zaibani, S.Ag. (MT)

Kamis, 13 Oktober 2016

Kepala Kantor Kemenag Mura Hadiri Manasik Haji RA

Musi Rawas, Inmas.
Kepala Kantor Kemenag Mura diwakili Kasubbag Tu Muhammad Rais, M.Pd.I., menghadiri acara Manasik Haji RA Kab. Musi Rawas di Masjid Agung Darussalam Muara Beliti, Kamis (13/10).
Manasik Haji RA Musi Rawas dihadiri oleh Kasubbag Tu Kantor Kemenag Kab. Mura Muhammad Rais, M.Pd.I, Pejabat dilingkungan Kemenag Mura, Kepala KUA Kec. Tugumulyo Herman Jaya,  Kepala Dinas Pendidikan di wakili oleh Kasi Kurikulum Bid. Dikmenti, Kapolres Mura di wakili oleh Kassat Binmas, ketua KBIH Armina, KUA Ma. Beliti Nasrul Thaher, 2.000 anak didampingi orang tua dari 37 lembaga dan jumlah guru RA 175 orang.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Musi Rawas Hj. Suwarti Burlian.
Kegiatan Manasik Haji RA dibimbing oleh KBIH Lubuklinggau dan Musi Rawas Armina, dan Kepala KUA Kec. Tugumulyo Herman Jaya.
Acara Manasik Haji RA ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan pemahaman sejak dini terhadap tata cara penyelenggaraan ibadah haji, menjalin silahturahmi guru siswa dan orang tua RA se Kabupaten Musi Rawas, Ujar Rais.
Kegiatan  Manasik Haji RA ini ditutup dengan doa yang dipimpin oleh KUA Kec. Beliti Nasrul Thaher.(MT)

Rabu, 12 Oktober 2016

Kepala KUA Kec. Lakitan Adakan Sosialisasi Rekrutmen Penyuluh Agama Islam Non PNS Tahun 2017

Sosialisasi Penerimaan Penyuluh Agama Non PNS Tahun 2017
Musi Rawas, Inmas.
Kepala KUA Kec. Muara Lakitan Fitrian, S.Ag., adakan Sosialisasi Rekrutmen Penyuluh Agama Islam Non PNS Tahun 2017 di Kantor Kua Kec. Muara Lakitan, Rabu (12/10).

Sosialisasi Rekrutmen Penyuluh Agama Islam Non PNS Tahun 2017 di hadiri oleh Kepala KUA Kec. Muara Lakitan Fitrian, S.Ag,  Penyuluh KUA Lakitan Anwar Muchris, S.Ag, dan seluruh Penyuluh Agama Non PNS di lingkungan Kantor Urusan Agama Kab. Muara Lakitan.

Sosialisasi Rekrutmen Penyuluh Agama Islam Non PNS Tahun 2017 dibuka langsung oleh Kepala KUA Kec. Muara Lakitan Fitrian, S.Ag.

Fitiran menjelaskan, telah di buka Kesempatan Rekrutmen Penyuluh Agama Islam Non PNS tahun 2017 dengan Ketentuan perjanjian kerja selama 3 (Tiga) tahun, Syarat, Tatacara, Standar Kompetensi mengacu kepada Petunjuk Teknis Pengangkatan Penyuluh Agama Islam Non PNS tahun 2017.
Rekrutmen Penyuluh Agama Islam Non PNS tahun 2017 ini diutamakan pendiidikan S1 Keagamaan Non Pendidikan. Usia serendah-rendahnya 22 Tahun dan setinggi-tingginya 60 Tahun, dengan standar kopetensi rekrutment didasarkan pada Kopetensi Ilmu Keagamaan, Kompetensi Komunikasi, Kompetensi Sosial dan Kompetensi Sosial, Ujar Fitrian.

Kemenag Kab. Mura Adakan Pencegahan Penyakit Filariasis

Sosialisasi Filariasis
Musi Rawas, Inmas.
Kantor Kementerian Agama Kab. Mura adakan Pencegahan Penyakit Filariasis melalui sosialisasi yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kab. Musi Rawas di Ruang Pertemuan Kantor Kemenag Kab. Mura, Rabu, (05/10)
Sosialisasi ini dibuka oleh Kasubbag TU Kantor Kemenag Kab. Mura Muhammad Rais, M.Pd.I. Tim Dinas Kesehatan Kab. Mura mengutuskan 2 orang Tim Pencegahan Penyakit Filariasis Ariowinarko dan Anita.
Sosialisasi Pencegahan Penyakit Filariasis dihadiri Kasubbag TU kemenag Kab. Mura Muhammas Rais, M.Pd.I, Bendara Muslimin, SE.I, Kasi Penyelengggara Syariah M. Yusran, S.Ag, Kepala KUA Kec. Muara Beliti Nasrul Thaher dan seluruh pegawai yang berada di Kantor Kementerian Agama Kab. Mura.
Rais menjelaskan, Kabupaten Musi Rawas termasuk dalam endemik penyakit kaki gajah. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka mencegah adanya penyakit kaki gajah yang penyebarannya melalui nyamuk. Penyebaran penyakit filariasis ini dapat terkena dimana saja jadi harus dilakukan pencegahan.
Ariowinarko menjelaskan, kabupaten Musi Rawas ditetapkan sebagai wilayah endemik penyakit kaki gajah. Berdasarkan survei Tahun 2015 angka mikro penyakit filariasis di Musi Rawas berada pada 19%. Hal ini jauh melebihi ambang batas aman. Penyakit Filariasis ditularkan nyamuk yang disebabkan oleh cacing filaria yang bentuknya sangat kecil yang berkembang di badan nyamuk.
Dalam hal ini maka Dinas Kesehatan mengadakan pemberian obat Pencegahan Penyakit Filariasis secara massal secara kurun waktu 5 tahun, tahun 2016 ini merupakan tahun kedua dan akan diberikan obat pencegahan sampai dengan tahun 2019 kedepan., Ujar Ariowinarko.
Obat Pencegahan Penyakit Filariasis ini boleh dikonsumsi dari usia 2 sampai dengan 70 tahun, dosis sesuai dengan umur. Obat ini dikonsumsi dalam satu kali minum untuk satu tahun, dan tidak dianjurkan untuk ibu-ibu yang sedang mengandung, demam, sakit kronis dan sakit jantung, tambah Ariowinarko.
Kegiatan sosialisasi ini ditutup dengan pembagian Obat Pencegahan Penyakit Filariasis kepada seluruh pegawai Kementerian Agama Kabupaten Musi Rawas. (MT)
pulsabook

Sabtu, 01 Oktober 2016

Tahun Baru Islam 1438 Hijriyah

Musi Rawas, Inmas.
Tahun Baru Islam akan segera datang, yang ditandai dengan berakhirnya bulan Dzulhijah dan masuk pada bulan pertama penanggalan Islam yakni 1 Muharram. Ternyata ada sejarah dibalik peristiwa pertama kalinya digunakan penanggalan hijriyah oleh kaum muslimin lho.

Penanggalan hijriyah atau kalender hijriyah sangat penting untuk menentukan banyak momen ibadah yang biasanya dilakukan oleh kaum muslimin. Misalnya untuk puasa Ramadhan, haji, pelaksanaan qurban, ‘iddah thalaq, zakat, dan masih banyak lainnya.

Acuan dari penanggalan hijriyah adalah hilal atau bulan, berbeda dengan penanggalan masehi yang memakai matahari sebagai acuan.

Hal itu terdapat dalam QS Al Baqarah: 189 yang berbunyi:”Orang-orang bertanya kepadamu tentang hilal. Wahai Muhammad katakanlah: “Hilal itu adalah tanda waktu untuk kepentingan manusia dan ibadah haji.”

Tahun Hijriyah ditetapkan penggunaannya pertama kali oleh khalifah Umar bin Khatab radhiyallahu’anhu. Latar belakangnya adalah karena surat-surat penting yang ia kirimkan pada para gubernur yang berada di bawah kekhalifahannya tidak bertahun dengan jelas.

Tentu dokumen negara harus jelas data tanggalnya, sehingga keluhan dari gubernur Basrah itu dibawa oleh Umar untuk musyawarah. Ia meminta nasehat dari para sahabat yang lain, tentang awal penetapan tahun untuk kaum muslimin.

Rabu, 20 April 2016

JUKNIS PENGELOLAAN BIAYA OPERASIONAL KUA KECAMATAN

Dalam rangka tertib administrasi dan transparansi pengelolaan Biaya Operasional Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan, Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama RI mengeluarkan Keputusan Dirjen Bimas Islm Nomor Dj.II/268 Tahun 2016 tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Biaya Operasional KUA Kecamatan.

Juknis pengelolaan Biaya Operasional KUA Kecamatan, Meliputi : pengelola, mekanisme pencairan dan penggunaan, pertanggungjawaban, dan pembinaan, pemantauan dan evaluasi.

Untuk lebih jelas mengenai Perdijen Bimas Islam Nomor Dj.II/268 Tahun 2016 tentang Juknis Pengelolaan Biaya Operasional KUA Kecamatan dapat di Download DISINI
pulsabook

Kamis, 29 Januari 2015

Copy / Mengambil Data Suplayer Aplikasi SAS 2015

Sebagaimana biasa bila setiap awal tahun Anggaran maka kita harus menginstall aplikasi baru dan tentunya mengharuskan kita untuk membuat settingan awal aplikasi, seperti : user, KPA, Pejabat pembuat komitmen, PPSPM, penomoran spp, suplayer, bank, dll. yg tentunya cukup memerlukan waktu.
kali ini kami share salah satu cara mengkopy atau mengambil data suplayer yg ada pada Aplikasi SPM 2014 ke dalam Aplikasi SAS 2015.

Cara Transfer Data Suplayer ke Aplikasi SAS 2015 :
  1. Pastikan Aplikasi SAS sudah Versi 15.0.2
  2. Aplikasi SAS 2015 dan Aplikasi SPM 2014 harus dalam laptop / komputer yang sama
  3. Buka Aplikasi SAS dengan user kewenangan Admin
  4. klik menu Utility > Ambil data Suplayer 2014
  5. pada form yg ada masukkan user dan password spm 2014 (server ip dikosongin aja)
  6. setelah itu klik tombol Ambil. selesai.....